Archive for Oktober 2014
Membuat Jaringan VLAN Menggunakan Cisco Packet Tracer
By : Unknown
Pembuatan VLAN
Pada kesempatan kali ini saya akan mencoba membuat 2 jaringan VLAN yang dapat terhubung dengan Cisco Packet Tracer, berikut device yang dibutuhkan :
- 1 buah router
- 2 buah switch
- 4 buah PC
Susunlah menjadi seperti berikut :
Pertama yang kita lakukan adalah melakukan beberapa pengaturan pada SW-1, diantaranya adalah pengaturan pembagian 2 VLAN, memberikan ip address dan juga memberi jalur akses kepada VLAN 10 dan VLAN 20, ikuti perintah berikut :
Kemudian kita atur pada bagian SW-2, ikuti langkah berikut :
Setelah melakukan semua konfigurasi di atas, kita coba untuk memverifikasinya dengan mengetikan perintah dibawah ini pada SW-1
Kemudian lakukan hal sama pada SW-2
Langkah selanjutnya adalah membuat SW-1 menjadi VTP server dan VTP-2 menjadi VTP Client, ikuti langkah berikut ini :
Verifikasikan VLAN seperti perintah dibawah pada SW-2
Terapkan VLAN pada interface SW-2, ikuti perintah dibawah
PC Client Test Connection
Coba lakukan tes ping antar client, lakukan ping dari PC-A1 ke PC-B1
Maka hasilnya akan berhasil, karena PC-A1 dengan PC-B1 terdapat pada satu jaringan VLAN. Teteapi, jika kita menghubungkan antara PC-A1 dengan PC-A2 maka hasilnya akan terjadi request timed out yang berarti antara VLAN-10 dan VLAN-20 belum terhubung.
Menghubungkan VLAN-10 dan VLAN-20
Untuk menghubungkan kedua VLAN lakukan konfigurasi pada Router, ikuti langkah berikut ini :
Selanjutnya yang kita butuhkan adalah menetapkan GATEWAY pada masing-masing PC, samakan gateway antara VALN-10 dengan VLAN-20, ikuti langkah berikut :
Untuk memastikan bahwa VLAN-10 dan VLAN-20 telah terhubung, lakukan ping kembali dari PC-A1 ke PC-A2
Agar switch dapat di Remote / di Ping, ikuti langkah berikut :
Setelah semua sudah terkonfigurasi maka jaringan VLAN-10 dan VLAN-20 sudah dapat terhubung dengan baik, dari masing-masing PC sudah dapat mengerimkan pesan ke PC yang lain walaupun berbeda jaringan VLAN.
NOTE :
VTP Server
Merupakan mode default semua switch catalyst. Digunakan untuk melakukan create, add, delete suatu VLAN, kemudian informasi yang telah dibuat diteruskan ke switch VTP transparent dan VTP Client.
VTP Client
Switch yang menerima dan menyimpan VLAN yang dikirim oleh VTP Server melalui VTP Trasnparent.
VTP Transparent
Switch ini tidak menyimpan informasi yang dikirim VTP Server, melainkan hanya meneruskan informasi tersebut ke VTP Client.
Review Jurnal PEMANFAATAN E-COMMERCEDALAM DUNIA BISNIS
By : Unknown
Judul Jurnal :
PEMANFAATAN E-COMMERCEDALAM DUNIA BISNIS
Penulis : Dewi
Irmawati (Staf Pengajar Jurusan Manajemen
InformatikaPoliteknik Negeri
Sriwijaya)
REVIEW:
Kemajuan di bidang teknologi, komputer, dan
telekomunikasi mendukung perkembangan teknologi internet. Dengan internet pelaku bisnis
tidak lagimengalami kesulitan dalam memperoleh informasi apapun, untuk
menunjangaktivitas bisnisnya, bahkan sekarang cenderung dapat diperoleh
berbagai macaminformasi, sehingga informasi harus disaring untuk mendapatkan
informasi yangtepat dan relevan. Hal tersebut mengubah abad informasi menjadi
abad internet. Penggunaan internet dalam bisnis berubah dari fungsi
sebagai alat untuk pertukaran informasi secara elektronik menjadi
alat untuk aplikasi strategi bisnis,seperti: pemasaran, penjualan, dan
pelayanan pelanggan.
Electronic Commerce (e-commerce) adalah proses
pembelian, penjualanatau pertukaran produk, jasa dan informasi melalui jaringan
komputer. e-commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business
lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian
mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll. Selain
teknologi jaringan www, e-commerce juga memerlukan teknologi basis data
atau pangkalandata (database), e-surat atau surat elektronik (e-mail), dan
bentuk teknologi nonkomputer yang lain seperti halnya sistem pengiriman barang,
dan alat pembayaranuntuk e-commerce ini (Siregar, 2010).
Manfaat dan Tantangan Penggunaan e-commerce Dalam
Dunia Bisnis:
Dalam banyak kasus, sebuah perusahaan e-commerce bisa
bertahan tidak hanya mengandalkan kekuatan produk saja, tapi dengan adanya
tim manajemenyang handal, pengiriman yang tepat waktu, pelayanan yang bagus,
struktur organisasi bisnis yang baik, jaringan infrastruktur dan keamanan,
desain situs webyang bagus, beberapa faktor yang termasuk:
- · Menyediakan harga kompetitif
- · Menyediakan jasa pembelian yang tanggap, cepat, dan ramah.
- · Menyediakan informasi barang dan jasa yang lengkap dan jelas.
- · Menyediakan banyak bonus seperti kupon, penawaran istimewa, dan diskon.
- · Memberikan perhatian khusus seperti usulan pembelian.
- · Menyediakan rasa komunitas untuk berdiskusi, masukan dari pelanggan, danlain-lain.
- · Mempermudah kegiatan perdagangan.
Dampak E-commerce
Terhadap Dunia bisnis Dalam kategori pertama, e-commerce berdampak pada
akselerasi pertumbuhan direct marketing yang secara tradisional
berbasis mail order (katalog) dan telemarketing. Kemunculan e-commerce memberikan
beberapadampak positif bagi aktivitas pemasaran, diantaranya:
- Memudahkan promosi produk dan jasa secara interaktif dan real time melaluisaluran komunikasi langsung via internet.
- Menciptakan saluran distribusi baru yang bisa menjangkau lebih banyak pelanggan di hampir semua belahan dunia.
- Memberikan penghematan signifikan dalam hal biaya pengirima informasi dan produk terdigitalisasi (contoh perangkat lunak dan musik)
- Menekan waktu siklus dan tugas tugas administratif (terutama untuk pemasaran internasional) mulai dari pemesanan hingga pengiriman produk.
- Layanan pelanggan yang lebih responsif dan memuaskan, karena pelanggan bisa mendapatkan informasi lebih rinci dan merespon cepat secara online.
- Memfasilitasi mass customization yang telah diterapkan pada sejumlah produk seperti kosmetik, mobil, rumah, komputer, kartu ucapan, dan berbagai macam produk lainnya.
- Memudahkan aplikasi one-to-one atau direct advertising yang lebih efektif dibandingkan mass advertising.
- Menghemat biaya dan waktu dalam menangani pemesanan, karena sistem pemesanan elektronik memungkinkan pemrosesan yang lebih cepat dan akurat.
- Menghadirkan pasar maya/virtual (markespace) sebagai komplemen pasatradisional (marketplace).
KESIMPULAN
Dengan pemanfaatan dan penggunaan teknologi internet
diharapkandapat memberikan manfaat yang besar terhadap dunia bisnis yang
kompetitif tersebut. Perusahaan yang mampu bersaing dalam kompetisi
tersebut adalah perusahaan yang mampu melakukan implementasi teknologi ke
dalam perusahaannya. Salah satu jenis implementasi teknologi dalam hal
meningkatkan persaingan bisnis dan penjualan produk-produk adalah dengan
menggunakanelectronic commerce (e-commerce) untuk memasarkan berbagai macam
produk atau jasa, baik dalam bentuk fisik maupun digital. Dengan adanya
layananelectronic commerce (e-commerce) ini maka pelanggan dapat mengakses
sertamelakukan pesanan dari berbagai tempat. Dengan adanya era teknologi
yangcanggih saat ini para pelanggan yang ingin mengakses e-commerce tidak
harus berada di suatu tempat, hal itu dikarenakan di kota kota besar di
Indonesia telah banyak tempat tempat yang menyediakan suatu fasilitas
akses internet hanyadengan menggunakan laptop/notebook ataupun dengan Personal
Digital Assistant (PDA) dengan menggunakan teknologi wifi.
Sumber:
https://www.academia.edu/4911623/PEMANFAATAN_E-COMMERCE_DALAM_DUNIA_BISNIS



















